Kalender / 2026 / Februari
Tahun Hijriah Syaban – Ramadan 1447 H
Tahun Saka 1947 Saka
Shio Ular–Kuda (Tahun Kuda)
Total Hari 28 hari
1 Hari Libur Nasional
1 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
13 1 Wage
14 2 Kliwon
15 3 Legi
16 4 Pahing
17 5 Pon
18 6 Wage
19 7 Kliwon
20 8 Legi
21 9 Pahing
22 10 Pon
23 11 Wage
24 12 Kliwon
25 13 Legi
26 14 Pahing
27 15 Pon
28 16 Wage
29 17 Kliwon
30 18 Legi
1 Ram 19 Pahing
2 20 Pon
3 21 Wage
4 22 Kliwon
5 23 Legi
6 24 Pahing
7 25 Pon
8 26 Wage
9 27 Kliwon
10 28 Legi

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2026

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

16 Sen
Cuti Bersama Tahun Baru Imlek Cuti Bersama
17 Sel
Tahun Baru Imlek 2577 Hari Libur

Tentang Bulan Ini

Februari 2026

Februari 2026 terdiri dari 28 hari, dimulai pada hari Minggu dan diakhiri pada hari Sabtu. Bulan ini memuat 1 tanggal merah dan 1 hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Tanggal Merah di Februari 2026

Tahun Baru Imlek 2577 pada Selasa 17 Februari 2026. Tahun Baru Cina (Imlek) menandai pergantian tahun dalam kalender lunar Tionghoa, dirayakan dengan kumpul keluarga dan berbagai tradisi seperti barongsai.

Cuti Bersama di Februari 2026

Cuti Bersama Tahun Baru Imlek pada Senin 16 Februari 2026. Hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah berdasarkan SKB 3 Menteri.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2026 mencakup sekitar Syaban hingga Ramadan 1447 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Minggu Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2026

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2026
Total Hari 28 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ular–Kuda (Tahun Kuda)
ⓘ Shio bulan ini disesuaikan dengan tanggal Imlek sebenarnya — beda dari konvensi "shio = tahun Masehi" (Kuda). Kenapa?
Tahun Saka 1947 Saka
Perkiraan Hijriah Syaban – Ramadan 1447 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Minggu Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2026: bulan ini ada SEBELUM Imlek tahun 2026, jadi shio yang akurat masih shio tahun sebelumnya — bukan Kuda (konvensi tahun Masehi, yang baru berlaku mulai Imlek).

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.

Lihat kalender Hijriah 1447 H lengkap beserta tabel konversi tanggal Masehi ke Hijriah.