Kalender / 2344 / Maret
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1775 H
Tahun Saka 2266 Saka
Shio Tikus
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
27
28
29
14 1 Wage
15 2 Kliwon
16 3 Legi
17 4 Pahing
18 5 Pon
19 6 Wage
20 7 Kliwon
21 8 Legi
22 9 Pahing
23 10 Pon
24 11 Wage
25 12 Kliwon
26 13 Legi
27 14 Pahing
28 15 Pon
29 16 Wage
1 Raj 17 Kliwon
2 18 Legi
3 19 Pahing
4 20 Pon
5 21 Wage
6 22 Kliwon
7 23 Legi
8 24 Pahing
9 25 Pon
10 26 Wage
11 27 Kliwon
12 28 Legi
13 29 Pahing
14 30 Pon
15 31 Wage
1

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Maret 2344

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Maret 2344

Maret 2344 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Rabu dan diakhiri pada hari Jumat. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2344 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Maret 2344 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1775 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Rabu Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Maret 2344

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Maret 2344
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Tikus
Tahun Saka 2266 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1775 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Rabu Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Maret 2344: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2344, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Tikus.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.