Kalender / 2026 / Juni
Tahun Hijriah Dzulhijjah 1447 – Muharram 1448 H
Tahun Saka 1948 Saka
Shio Kuda
Total Hari 30 hari
2 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
31
15 1 Wage
16 2 Kliwon
17 3 Legi
18 4 Pahing
19 5 Pon
20 6 Wage
21 7 Kliwon
22 8 Legi
23 9 Pahing
24 10 Pon
25 11 Wage
26 12 Kliwon
27 13 Legi
28 14 Pahing
29 15 Pon
1 Muh 16 Wage
2 17 Kliwon
3 18 Legi
4 19 Pahing
5 20 Pon
6 21 Wage
7 22 Kliwon
8 23 Legi
9 24 Pahing
10 25 Pon
11 26 Wage
12 27 Kliwon
13 28 Legi
14 29 Pahing
15 30 Pon
1
2
3
4

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Juni 2026

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

1 Sen
Hari Lahir Pancasila Hari Libur
16 Sel
Tahun Baru Islam 1448 H Hari Libur

Tentang Bulan Ini

Juni 2026

Juni 2026 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Selasa. Bulan ini memuat 2 tanggal merah yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Tanggal Merah di Juni 2026

Hari Lahir Pancasila pada Senin 1 Juni 2026. Memperingati pidato Soekarno pada 1 Juni 1945 di sidang BPUPKI yang merumuskan dasar negara Pancasila, ditetapkan sebagai hari libur nasional sejak 2017.

Tahun Baru Islam 1448 H pada Selasa 16 Juni 2026. Menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, memperingati peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Juni 2026 mencakup sekitar Dzulhijjah hingga Muharram 1448 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Juni 2026

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Juni 2026
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kuda
Tahun Saka 1948 Saka
Perkiraan Hijriah Dzulhijjah 1447 – Muharram 1448 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Juni 2026: bulan ini sudah sesudah Imlek tahun 2026, jadi shio akuratnya sama dengan konvensi: Kuda.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.

Lihat kalender Hijriah 1448 H lengkap beserta tabel konversi tanggal Masehi ke Hijriah.