Kalender / 2318 / Januari
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1748 H
Tahun Saka 2239 Saka
Shio Ayam/Anjing (Tahun Anjing)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
31
27 1 Pon
28 2 Wage
29 3 Kliwon
30 4 Legi
1 Raj 5 Pahing
2 6 Pon
3 7 Wage
4 8 Kliwon
5 9 Legi
6 10 Pahing
7 11 Pon
8 12 Wage
9 13 Kliwon
10 14 Legi
11 15 Pahing
12 16 Pon
13 17 Wage
14 18 Kliwon
15 19 Legi
16 20 Pahing
17 21 Pon
18 22 Wage
19 23 Kliwon
20 24 Legi
21 25 Pahing
22 26 Pon
23 27 Wage
24 28 Kliwon
25 29 Legi
26 30 Pahing
27 31 Pon
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2318

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2318

Januari 2318 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2318 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2318 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1748 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2318

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2318
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ayam/Anjing (Tahun Anjing)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2318, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Anjing" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2239 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1748 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2318: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2318. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.