Kalender / 2317 / Desember
Tahun Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1748 H
Tahun Saka 2239 Saka
Shio Ayam
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
25
26
27
28
29
30
25 1 Pahing
26 2 Pon
27 3 Wage
28 4 Kliwon
29 5 Legi
1 J.Ak 6 Pahing
2 7 Pon
3 8 Wage
4 9 Kliwon
5 10 Legi
6 11 Pahing
7 12 Pon
8 13 Wage
9 14 Kliwon
10 15 Legi
11 16 Pahing
12 17 Pon
13 18 Wage
14 19 Kliwon
15 20 Legi
16 21 Pahing
17 22 Pon
18 23 Wage
19 24 Kliwon
20 25 Legi
21 26 Pahing
22 27 Pon
23 28 Wage
24 29 Kliwon
25 30 Legi
26 31 Pahing
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Desember 2317

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Desember 2317

Desember 2317 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2317 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Desember 2317 mencakup sekitar Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir 1748 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Desember 2317

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Desember 2317
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ayam
Tahun Saka 2239 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1748 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Desember 2317: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2317, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Ayam.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.