Kalender / 2264 / Januari
Tahun Hijriah Syawal – Dzulhijjah 1692 H
Tahun Saka 2185 Saka
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
27
28
29
30
31
30 1 Kliwon
1 Zqd 2 Legi
2 3 Pahing
3 4 Pon
4 5 Wage
5 6 Kliwon
6 7 Legi
7 8 Pahing
8 9 Pon
9 10 Wage
10 11 Kliwon
11 12 Legi
12 13 Pahing
13 14 Pon
14 15 Wage
15 16 Kliwon
16 17 Legi
17 18 Pahing
18 19 Pon
19 20 Wage
20 21 Kliwon
21 22 Legi
22 23 Pahing
23 24 Pon
24 25 Wage
25 26 Kliwon
26 27 Legi
27 28 Pahing
28 29 Pon
29 30 Wage
1 Zlh 31 Kliwon
1
2
3
4
5
6

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2264

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2264

Januari 2264 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Jumat dan diakhiri pada hari Minggu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2264 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2264 mencakup sekitar Syawal hingga Dzulhijjah 1692 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Jumat Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2264

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2264
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2264, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Naga" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2185 Saka
Perkiraan Hijriah Syawal – Dzulhijjah 1692 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Jumat Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2264: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2264. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.