Kalender / 2264 / Februari
Tahun Hijriah Dzulhijjah – Dzulhijjah 1692 H
Tahun Saka 2185 Saka
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
Total Hari 29 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
31
2 1 Legi
3 2 Pahing
4 3 Pon
5 4 Wage
6 5 Kliwon
7 6 Legi
8 7 Pahing
9 8 Pon
10 9 Wage
11 10 Kliwon
12 11 Legi
13 12 Pahing
14 13 Pon
15 14 Wage
16 15 Kliwon
17 16 Legi
18 17 Pahing
19 18 Pon
20 19 Wage
21 20 Kliwon
22 21 Legi
23 22 Pahing
24 23 Pon
25 24 Wage
26 25 Kliwon
27 26 Legi
28 27 Pahing
29 28 Pon
30 29 Wage
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2264

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Februari 2264

Februari 2264 terdiri dari 29 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2264 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2264 mencakup sekitar Dzulhijjah hingga Dzulhijjah 1692 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2264

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2264
Total Hari 29 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2264, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Naga" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2185 Saka
Perkiraan Hijriah Dzulhijjah – Dzulhijjah 1692 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2264: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2264. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.