Kalender / 2024 / Februari
Tahun Hijriah Rajab – Syaban 1445 H
Tahun Saka 1945 Saka
Shio Kelinci–Naga (Tahun Naga)
Total Hari 29 hari
2 Hari Libur Nasional
1 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
28
29
30
31
20 1 Pon
21 2 Wage
22 3 Kliwon
23 4 Legi
24 5 Pahing
25 6 Pon
26 7 Wage
27 8 Kliwon
28 9 Legi
29 10 Pahing
1 Sya 11 Pon
2 12 Wage
3 13 Kliwon
4 14 Legi
5 15 Pahing
6 16 Pon
7 17 Wage
8 18 Kliwon
9 19 Legi
10 20 Pahing
11 21 Pon
12 22 Wage
13 23 Kliwon
14 24 Legi
15 25 Pahing
16 26 Pon
17 27 Wage
18 28 Kliwon
19 29 Legi
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2024

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

8 Kam
Isra Miraj Hari Libur
9 Jum
Cuti Bersama Tahun Baru Imlek Cuti Bersama
10 Sab
Tahun Baru Imlek 2575 Hari Libur

Tentang Bulan Ini

Februari 2024

Februari 2024 terdiri dari 29 hari, dimulai pada hari Kamis dan diakhiri pada hari Kamis. Bulan ini memuat 2 tanggal merah dan 1 hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Tanggal Merah di Februari 2024

Isra Miraj pada Kamis 8 Februari 2024. Memperingati perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit (Sidratul Muntaha) untuk menerima perintah salat lima waktu.

Tahun Baru Imlek 2575 pada Sabtu 10 Februari 2024. Tahun Baru Cina (Imlek) menandai pergantian tahun dalam kalender lunar Tionghoa, dirayakan dengan kumpul keluarga dan berbagai tradisi seperti barongsai.

Cuti Bersama di Februari 2024

Cuti Bersama Tahun Baru Imlek pada Jumat 9 Februari 2024. Hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah berdasarkan SKB 3 Menteri.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2024 mencakup sekitar Rajab hingga Syaban 1445 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Kamis Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2024

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2024
Total Hari 29 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Kelinci–Naga (Tahun Naga)
ⓘ Shio bulan ini disesuaikan dengan tanggal Imlek sebenarnya — beda dari konvensi "shio = tahun Masehi" (Naga). Kenapa?
Tahun Saka 1945 Saka
Perkiraan Hijriah Rajab – Syaban 1445 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Kamis Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2024: bulan ini ada SEBELUM Imlek tahun 2024, jadi shio yang akurat masih shio tahun sebelumnya — bukan Naga (konvensi tahun Masehi, yang baru berlaku mulai Imlek).

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.

Lihat kalender Hijriah 1445 H lengkap beserta tabel konversi tanggal Masehi ke Hijriah.