Kalender / 2424 / September
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1858 H
Tahun Saka 2346 Saka
Shio Monyet
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
7 1 Pon
8 2 Wage
9 3 Kliwon
10 4 Legi
11 5 Pahing
12 6 Pon
13 7 Wage
14 8 Kliwon
15 9 Legi
16 10 Pahing
17 11 Pon
18 12 Wage
19 13 Kliwon
20 14 Legi
21 15 Pahing
22 16 Pon
23 17 Wage
24 18 Kliwon
25 19 Legi
26 20 Pahing
27 21 Pon
28 22 Wage
29 23 Kliwon
30 24 Legi
1 Raj 25 Pahing
2 26 Pon
3 27 Wage
4 28 Kliwon
5 29 Legi
6 30 Pahing
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur September 2424

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

September 2424

September 2424 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Minggu dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2424 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, September 2424 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1858 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Minggu Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan September 2424

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan September 2424
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Monyet
Tahun Saka 2346 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1858 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Minggu Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk September 2424: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2424, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Monyet.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.