Kalender / 2422 / September
Tahun Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1856 H
Tahun Saka 2344 Saka
Shio Kuda
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
28
29
30
31
14 1 Pahing
15 2 Pon
16 3 Wage
17 4 Kliwon
18 5 Legi
19 6 Pahing
20 7 Pon
21 8 Wage
22 9 Kliwon
23 10 Legi
24 11 Pahing
25 12 Pon
26 13 Wage
27 14 Kliwon
28 15 Legi
29 16 Pahing
30 17 Pon
1 J.Ak 18 Wage
2 19 Kliwon
3 20 Legi
4 21 Pahing
5 22 Pon
6 23 Wage
7 24 Kliwon
8 25 Legi
9 26 Pahing
10 27 Pon
11 28 Wage
12 29 Kliwon
13 30 Legi
1

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur September 2422

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

September 2422

September 2422 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Kamis dan diakhiri pada hari Jumat. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2422 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, September 2422 mencakup sekitar Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir 1856 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Kamis Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan September 2422

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan September 2422
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kuda
Tahun Saka 2344 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1856 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Kamis Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk September 2422: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2422, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Kuda.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.