Kalender / 2362 / September
Tahun Hijriah Rajab – Syaban 1794 H
Tahun Saka 2284 Saka
Shio Kuda
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
26
27
28
29
30
31
11 1 Pahing
12 2 Pon
13 3 Wage
14 4 Kliwon
15 5 Legi
16 6 Pahing
17 7 Pon
18 8 Wage
19 9 Kliwon
20 10 Legi
21 11 Pahing
22 12 Pon
23 13 Wage
24 14 Kliwon
25 15 Legi
26 16 Pahing
27 17 Pon
28 18 Wage
29 19 Kliwon
30 20 Legi
1 Sya 21 Pahing
2 22 Pon
3 23 Wage
4 24 Kliwon
5 25 Legi
6 26 Pahing
7 27 Pon
8 28 Wage
9 29 Kliwon
10 30 Legi
1
2
3
4
5
6

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur September 2362

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

September 2362

September 2362 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Minggu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2362 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, September 2362 mencakup sekitar Rajab hingga Syaban 1794 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan September 2362

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan September 2362
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kuda
Tahun Saka 2284 Saka
Perkiraan Hijriah Rajab – Syaban 1794 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk September 2362: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2362, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Kuda.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.