Kalender / 2325 / September
Tahun Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1756 H
Tahun Saka 2247 Saka
Shio Ular
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
31
22 1 Pon
23 2 Wage
24 3 Kliwon
25 4 Legi
26 5 Pahing
27 6 Pon
28 7 Wage
29 8 Kliwon
30 9 Legi
1 J.Ak 10 Pahing
2 11 Pon
3 12 Wage
4 13 Kliwon
5 14 Legi
6 15 Pahing
7 16 Pon
8 17 Wage
9 18 Kliwon
10 19 Legi
11 20 Pahing
12 21 Pon
13 22 Wage
14 23 Kliwon
15 24 Legi
16 25 Pahing
17 26 Pon
18 27 Wage
19 28 Kliwon
20 29 Legi
21 30 Pahing
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur September 2325

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

September 2325

September 2325 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2325 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, September 2325 mencakup sekitar Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir 1756 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan September 2325

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan September 2325
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ular
Tahun Saka 2247 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1756 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk September 2325: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2325, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Ular.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.