Kalender / 2280 / September
Tahun Hijriah Muharram – Safar 1710 H
Tahun Saka 2202 Saka
Shio Monyet
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
29
30
31
5 1 Pon
6 2 Wage
7 3 Kliwon
8 4 Legi
9 5 Pahing
10 6 Pon
11 7 Wage
12 8 Kliwon
13 9 Legi
14 10 Pahing
15 11 Pon
16 12 Wage
17 13 Kliwon
18 14 Legi
19 15 Pahing
20 16 Pon
21 17 Wage
22 18 Kliwon
23 19 Legi
24 20 Pahing
25 21 Pon
26 22 Wage
27 23 Kliwon
28 24 Legi
29 25 Pahing
1 Saf 26 Pon
2 27 Wage
3 28 Kliwon
4 29 Legi
5 30 Pahing
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur September 2280

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

September 2280

September 2280 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Rabu dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2280 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, September 2280 mencakup sekitar Muharram hingga Safar 1710 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Rabu Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan September 2280

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan September 2280
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Monyet
Tahun Saka 2202 Saka
Perkiraan Hijriah Muharram – Safar 1710 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Rabu Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk September 2280: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2280, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Monyet.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.