Kalender / 2020 / September
Tahun Hijriah Muharram – Safar 1442 H
Tahun Saka 1942 Saka
Shio Tikus
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
31
13 1 Kliwon
14 2 Legi
15 3 Pahing
16 4 Pon
17 5 Wage
18 6 Kliwon
19 7 Legi
20 8 Pahing
21 9 Pon
22 10 Wage
23 11 Kliwon
24 12 Legi
25 13 Pahing
26 14 Pon
27 15 Wage
28 16 Kliwon
29 17 Legi
30 18 Pahing
1 Saf 19 Pon
2 20 Wage
3 21 Kliwon
4 22 Legi
5 23 Pahing
6 24 Pon
7 25 Wage
8 26 Kliwon
9 27 Legi
10 28 Pahing
11 29 Pon
12 30 Wage
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur September 2020

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

September 2020

September 2020 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, September 2020 mencakup sekitar Muharram hingga Safar 1442 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan September 2020

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan September 2020
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Tikus
Tahun Saka 1942 Saka
Perkiraan Hijriah Muharram – Safar 1442 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk September 2020: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2020, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Tikus.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.