Kalender / 2357 / Oktober
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1789 H
Tahun Saka 2279 Saka
Shio Kerbau
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
29
30
15 1 Legi
16 2 Pahing
17 3 Pon
18 4 Wage
19 5 Kliwon
20 6 Legi
21 7 Pahing
22 8 Pon
23 9 Wage
24 10 Kliwon
25 11 Legi
26 12 Pahing
27 13 Pon
28 14 Wage
29 15 Kliwon
1 Raj 16 Legi
2 17 Pahing
3 18 Pon
4 19 Wage
5 20 Kliwon
6 21 Legi
7 22 Pahing
8 23 Pon
9 24 Wage
10 25 Kliwon
11 26 Legi
12 27 Pahing
13 28 Pon
14 29 Wage
15 30 Kliwon
16 31 Legi
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Oktober 2357

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Oktober 2357

Oktober 2357 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2357 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Oktober 2357 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1789 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Oktober 2357

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Oktober 2357
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kerbau
Tahun Saka 2279 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1789 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Oktober 2357: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2357, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Kerbau.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.