Kalender / 2319 / Oktober
Tahun Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1750 H
Tahun Saka 2241 Saka
Shio Babi
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
28
29
30
16 1 Legi
17 2 Pahing
18 3 Pon
19 4 Wage
20 5 Kliwon
21 6 Legi
22 7 Pahing
23 8 Pon
24 9 Wage
25 10 Kliwon
26 11 Legi
27 12 Pahing
28 13 Pon
29 14 Wage
30 15 Kliwon
1 J.Aw 16 Legi
2 17 Pahing
3 18 Pon
4 19 Wage
5 20 Kliwon
6 21 Legi
7 22 Pahing
8 23 Pon
9 24 Wage
10 25 Kliwon
11 26 Legi
12 27 Pahing
13 28 Pon
14 29 Wage
15 30 Kliwon
16 31 Legi
1

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Oktober 2319

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Oktober 2319

Oktober 2319 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Rabu dan diakhiri pada hari Jumat. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2319 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Oktober 2319 mencakup sekitar Rabiul Akhir hingga Jumadil Awal 1750 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Rabu Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Oktober 2319

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Oktober 2319
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Babi
Tahun Saka 2241 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1750 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Rabu Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Oktober 2319: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2319, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Babi.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.