Kalender / 2303 / Oktober
Tahun Hijriah Syawal – Dzulkaidah 1733 H
Tahun Saka 2225 Saka
Shio Kambing
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
27
28
29
30
18 1 Pahing
19 2 Pon
20 3 Wage
21 4 Kliwon
22 5 Legi
23 6 Pahing
24 7 Pon
25 8 Wage
26 9 Kliwon
27 10 Legi
28 11 Pahing
29 12 Pon
1 Zqd 13 Wage
2 14 Kliwon
3 15 Legi
4 16 Pahing
5 17 Pon
6 18 Wage
7 19 Kliwon
8 20 Legi
9 21 Pahing
10 22 Pon
11 23 Wage
12 24 Kliwon
13 25 Legi
14 26 Pahing
15 27 Pon
16 28 Wage
17 29 Kliwon
18 30 Legi
19 31 Pahing

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Oktober 2303

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Oktober 2303

Oktober 2303 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Kamis dan diakhiri pada hari Sabtu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2303 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Oktober 2303 mencakup sekitar Syawal hingga Dzulkaidah 1733 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Kamis Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Oktober 2303

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Oktober 2303
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kambing
Tahun Saka 2225 Saka
Perkiraan Hijriah Syawal – Dzulkaidah 1733 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Kamis Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Oktober 2303: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2303, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Kambing.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.