Kalender / 2260 / Oktober
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1689 H
Tahun Saka 2182 Saka
Shio Tikus
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
24 1 Pon
25 2 Wage
26 3 Kliwon
27 4 Legi
28 5 Pahing
29 6 Pon
1 Raj 7 Wage
2 8 Kliwon
3 9 Legi
4 10 Pahing
5 11 Pon
6 12 Wage
7 13 Kliwon
8 14 Legi
9 15 Pahing
10 16 Pon
11 17 Wage
12 18 Kliwon
13 19 Legi
14 20 Pahing
15 21 Pon
16 22 Wage
17 23 Kliwon
18 24 Legi
19 25 Pahing
20 26 Pon
21 27 Wage
22 28 Kliwon
23 29 Legi
24 30 Pahing
25 31 Pon
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Oktober 2260

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Oktober 2260

Oktober 2260 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2260 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Oktober 2260 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1689 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Oktober 2260

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Oktober 2260
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Tikus
Tahun Saka 2182 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1689 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Oktober 2260: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2260, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Tikus.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.