Kalender / 2026 / Oktober
Tahun Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1448 H
Tahun Saka 1948 Saka
Shio Kuda
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
27
28
29
30
19 1 Legi
20 2 Pahing
21 3 Pon
22 4 Wage
23 5 Kliwon
24 6 Legi
25 7 Pahing
26 8 Pon
27 9 Wage
28 10 Kliwon
29 11 Legi
1 J.Aw 12 Pahing
2 13 Pon
3 14 Wage
4 15 Kliwon
5 16 Legi
6 17 Pahing
7 18 Pon
8 19 Wage
9 20 Kliwon
10 21 Legi
11 22 Pahing
12 23 Pon
13 24 Wage
14 25 Kliwon
15 26 Legi
16 27 Pahing
17 28 Pon
18 29 Wage
19 30 Kliwon
20 31 Legi

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Oktober 2026

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Oktober 2026

Oktober 2026 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Kamis dan diakhiri pada hari Sabtu. Tidak terdapat hari libur nasional maupun cuti bersama resmi pemerintah pada bulan ini.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Oktober 2026 mencakup sekitar Rabiul Akhir hingga Jumadil Awal 1448 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Kamis Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Oktober 2026

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Oktober 2026
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kuda
Tahun Saka 1948 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1448 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Kamis Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Oktober 2026: bulan ini sudah sesudah Imlek tahun 2026, jadi shio akuratnya sama dengan konvensi: Kuda.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.

Lihat kalender Hijriah 1448 H lengkap beserta tabel konversi tanggal Masehi ke Hijriah.