Kalender / 2404 / November
Tahun Hijriah Dzulhijjah 1837 – Muharram 1838 H
Tahun Saka 2326 Saka
Shio Tikus
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
31
27 1 Wage
28 2 Kliwon
29 3 Legi
30 4 Pahing
1 Muh 5 Pon
2 6 Wage
3 7 Kliwon
4 8 Legi
5 9 Pahing
6 10 Pon
7 11 Wage
8 12 Kliwon
9 13 Legi
10 14 Pahing
11 15 Pon
12 16 Wage
13 17 Kliwon
14 18 Legi
15 19 Pahing
16 20 Pon
17 21 Wage
18 22 Kliwon
19 23 Legi
20 24 Pahing
21 25 Pon
22 26 Wage
23 27 Kliwon
24 28 Legi
25 29 Pahing
26 30 Pon
1
2
3
4

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur November 2404

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

November 2404

November 2404 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Selasa. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2404 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, November 2404 mencakup sekitar Dzulhijjah hingga Muharram 1838 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan November 2404

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan November 2404
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Tikus
Tahun Saka 2326 Saka
Perkiraan Hijriah Dzulhijjah 1837 – Muharram 1838 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk November 2404: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2404, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Tikus.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.