Kalender / 2364 / November
Tahun Hijriah Syawal – Dzulkaidah 1796 H
Tahun Saka 2286 Saka
Shio Monyet
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
5 1 Wage
6 2 Kliwon
7 3 Legi
8 4 Pahing
9 5 Pon
10 6 Wage
11 7 Kliwon
12 8 Legi
13 9 Pahing
14 10 Pon
15 11 Wage
16 12 Kliwon
17 13 Legi
18 14 Pahing
19 15 Pon
20 16 Wage
21 17 Kliwon
22 18 Legi
23 19 Pahing
24 20 Pon
25 21 Wage
26 22 Kliwon
27 23 Legi
28 24 Pahing
29 25 Pon
1 Zqd 26 Wage
2 27 Kliwon
3 28 Legi
4 29 Pahing
5 30 Pon
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur November 2364

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

November 2364

November 2364 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Minggu dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2364 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, November 2364 mencakup sekitar Syawal hingga Dzulkaidah 1796 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Minggu Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan November 2364

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan November 2364
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Monyet
Tahun Saka 2286 Saka
Perkiraan Hijriah Syawal – Dzulkaidah 1796 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Minggu Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk November 2364: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2364, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Monyet.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.