Kalender / 2024 / November
Tahun Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1446 H
Tahun Saka 1946 Saka
Shio Naga
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
27
28
29
30
31
29 1 Pahing
30 2 Pon
1 J.Aw 3 Wage
2 4 Kliwon
3 5 Legi
4 6 Pahing
5 7 Pon
6 8 Wage
7 9 Kliwon
8 10 Legi
9 11 Pahing
10 12 Pon
11 13 Wage
12 14 Kliwon
13 15 Legi
14 16 Pahing
15 17 Pon
16 18 Wage
17 19 Kliwon
18 20 Legi
19 21 Pahing
20 22 Pon
21 23 Wage
22 24 Kliwon
23 25 Legi
24 26 Pahing
25 27 Pon
26 28 Wage
27 29 Kliwon
28 30 Legi

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur November 2024

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

November 2024

November 2024 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Jumat dan diakhiri pada hari Sabtu. Tidak terdapat hari libur nasional maupun cuti bersama resmi pemerintah pada bulan ini.

Secara perkiraan kalender Hijriah, November 2024 mencakup sekitar Rabiul Akhir hingga Jumadil Awal 1446 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Jumat Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan November 2024

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan November 2024
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Naga
Tahun Saka 1946 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1446 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Jumat Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk November 2024: bulan ini sudah sesudah Imlek tahun 2024, jadi shio akuratnya sama dengan konvensi: Naga.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.

Lihat kalender Hijriah 1446 H lengkap beserta tabel konversi tanggal Masehi ke Hijriah.