Kalender / 2368 / Mei
Tahun Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1800 H
Tahun Saka 2290 Saka
Shio Tikus
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
28
29
30
12 1 Legi
13 2 Pahing
14 3 Pon
15 4 Wage
16 5 Kliwon
17 6 Legi
18 7 Pahing
19 8 Pon
20 9 Wage
21 10 Kliwon
22 11 Legi
23 12 Pahing
24 13 Pon
25 14 Wage
26 15 Kliwon
27 16 Legi
28 17 Pahing
29 18 Pon
1 J.Ak 19 Wage
2 20 Kliwon
3 21 Legi
4 22 Pahing
5 23 Pon
6 24 Wage
7 25 Kliwon
8 26 Legi
9 27 Pahing
10 28 Pon
11 29 Wage
12 30 Kliwon
13 31 Legi
1

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Mei 2368

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Mei 2368

Mei 2368 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Rabu dan diakhiri pada hari Jumat. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2368 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Mei 2368 mencakup sekitar Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir 1800 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Rabu Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Mei 2368

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Mei 2368
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Tikus
Tahun Saka 2290 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1800 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Rabu Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Mei 2368: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2368, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Tikus.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.