Kalender / 2304 / Mei
Tahun Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1734 H
Tahun Saka 2226 Saka
Shio Monyet
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
24 1 Kliwon
25 2 Legi
26 3 Pahing
27 4 Pon
28 5 Wage
29 6 Kliwon
1 J.Ak 7 Legi
2 8 Pahing
3 9 Pon
4 10 Wage
5 11 Kliwon
6 12 Legi
7 13 Pahing
8 14 Pon
9 15 Wage
10 16 Kliwon
11 17 Legi
12 18 Pahing
13 19 Pon
14 20 Wage
15 21 Kliwon
16 22 Legi
17 23 Pahing
18 24 Pon
19 25 Wage
20 26 Kliwon
21 27 Legi
22 28 Pahing
23 29 Pon
24 30 Wage
25 31 Kliwon
1
2
3
4

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Mei 2304

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Mei 2304

Mei 2304 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Minggu dan diakhiri pada hari Selasa. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2304 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Mei 2304 mencakup sekitar Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir 1734 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Minggu Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Mei 2304

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Mei 2304
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Monyet
Tahun Saka 2226 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1734 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Minggu Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Mei 2304: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2304, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Monyet.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.