Kalender / 2337 / Maret
Tahun Hijriah Rabiul Awal – Rabiul Akhir 1768 H
Tahun Saka 2259 Saka
Shio Ular
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
28
27 1 Pahing
28 2 Pon
29 3 Wage
30 4 Kliwon
1 R.Ak 5 Legi
2 6 Pahing
3 7 Pon
4 8 Wage
5 9 Kliwon
6 10 Legi
7 11 Pahing
8 12 Pon
9 13 Wage
10 14 Kliwon
11 15 Legi
12 16 Pahing
13 17 Pon
14 18 Wage
15 19 Kliwon
16 20 Legi
17 21 Pahing
18 22 Pon
19 23 Wage
20 24 Kliwon
21 25 Legi
22 26 Pahing
23 27 Pon
24 28 Wage
25 29 Kliwon
26 30 Legi
27 31 Pahing
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Maret 2337

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Maret 2337

Maret 2337 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2337 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Maret 2337 mencakup sekitar Rabiul Awal hingga Rabiul Akhir 1768 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Maret 2337

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Maret 2337
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ular
Tahun Saka 2259 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Awal – Rabiul Akhir 1768 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Maret 2337: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2337, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Ular.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.