Kalender / 2284 / Maret
Tahun Hijriah Syaban – Ramadan 1713 H
Tahun Saka 2206 Saka
Shio Tikus
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
24
25
26
27
28
29
12 1 Kliwon
13 2 Legi
14 3 Pahing
15 4 Pon
16 5 Wage
17 6 Kliwon
18 7 Legi
19 8 Pahing
20 9 Pon
21 10 Wage
22 11 Kliwon
23 12 Legi
24 13 Pahing
25 14 Pon
26 15 Wage
27 16 Kliwon
28 17 Legi
29 18 Pahing
30 19 Pon
1 Ram 20 Wage
2 21 Kliwon
3 22 Legi
4 23 Pahing
5 24 Pon
6 25 Wage
7 26 Kliwon
8 27 Legi
9 28 Pahing
10 29 Pon
11 30 Wage
12 31 Kliwon
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Maret 2284

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Maret 2284

Maret 2284 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2284 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Maret 2284 mencakup sekitar Syaban hingga Ramadan 1713 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Maret 2284

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Maret 2284
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Tikus
Tahun Saka 2206 Saka
Perkiraan Hijriah Syaban – Ramadan 1713 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Maret 2284: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2284, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Tikus.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.