Kalender / 2439 / Juni
Tahun Hijriah Syaban – Ramadan 1873 H
Tahun Saka 2361 Saka
Shio Babi
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
29
30
31
18 1 Wage
19 2 Kliwon
20 3 Legi
21 4 Pahing
22 5 Pon
23 6 Wage
24 7 Kliwon
25 8 Legi
26 9 Pahing
27 10 Pon
28 11 Wage
29 12 Kliwon
30 13 Legi
1 Ram 14 Pahing
2 15 Pon
3 16 Wage
4 17 Kliwon
5 18 Legi
6 19 Pahing
7 20 Pon
8 21 Wage
9 22 Kliwon
10 23 Legi
11 24 Pahing
12 25 Pon
13 26 Wage
14 27 Kliwon
15 28 Legi
16 29 Pahing
17 30 Pon
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Juni 2439

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Juni 2439

Juni 2439 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Rabu dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2439 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Juni 2439 mencakup sekitar Syaban hingga Ramadan 1873 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Rabu Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Juni 2439

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Juni 2439
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Babi
Tahun Saka 2361 Saka
Perkiraan Hijriah Syaban – Ramadan 1873 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Rabu Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Juni 2439: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2439, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Babi.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.