Kalender / 2408 / Juni
Tahun Hijriah Ramadan – Syawal 1841 H
Tahun Saka 2330 Saka
Shio Naga
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
6 1 Pahing
7 2 Pon
8 3 Wage
9 4 Kliwon
10 5 Legi
11 6 Pahing
12 7 Pon
13 8 Wage
14 9 Kliwon
15 10 Legi
16 11 Pahing
17 12 Pon
18 13 Wage
19 14 Kliwon
20 15 Legi
21 16 Pahing
22 17 Pon
23 18 Wage
24 19 Kliwon
25 20 Legi
26 21 Pahing
27 22 Pon
28 23 Wage
29 24 Kliwon
30 25 Legi
1 Syw 26 Pahing
2 27 Pon
3 28 Wage
4 29 Kliwon
5 30 Legi
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Juni 2408

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Juni 2408

Juni 2408 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Minggu dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2408 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Juni 2408 mencakup sekitar Ramadan hingga Syawal 1841 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Minggu Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Juni 2408

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Juni 2408
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Naga
Tahun Saka 2330 Saka
Perkiraan Hijriah Ramadan – Syawal 1841 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Minggu Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Juni 2408: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2408, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Naga.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.