Kalender / 2356 / Juni
Tahun Hijriah Safar – Safar 1788 H
Tahun Saka 2278 Saka
Shio Tikus
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
27
28
29
30
31
1 Saf 1 Wage
2 2 Kliwon
3 3 Legi
4 4 Pahing
5 5 Pon
6 6 Wage
7 7 Kliwon
8 8 Legi
9 9 Pahing
10 10 Pon
11 11 Wage
12 12 Kliwon
13 13 Legi
14 14 Pahing
15 15 Pon
16 16 Wage
17 17 Kliwon
18 18 Legi
19 19 Pahing
20 20 Pon
21 21 Wage
22 22 Kliwon
23 23 Legi
24 24 Pahing
25 25 Pon
26 26 Wage
27 27 Kliwon
28 28 Legi
29 29 Pahing
30 30 Pon

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Juni 2356

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Juni 2356

Juni 2356 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Jumat dan diakhiri pada hari Sabtu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2356 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Juni 2356 mencakup sekitar Safar hingga Safar 1788 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Jumat Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Juni 2356

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Juni 2356
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Tikus
Tahun Saka 2278 Saka
Perkiraan Hijriah Safar – Safar 1788 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Jumat Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Juni 2356: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2356, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Tikus.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.