Kalender / 2264 / Juni
Tahun Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1693 H
Tahun Saka 2186 Saka
Shio Naga
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
29
30
31
5 1 Pahing
6 2 Pon
7 3 Wage
8 4 Kliwon
9 5 Legi
10 6 Pahing
11 7 Pon
12 8 Wage
13 9 Kliwon
14 10 Legi
15 11 Pahing
16 12 Pon
17 13 Wage
18 14 Kliwon
19 15 Legi
20 16 Pahing
21 17 Pon
22 18 Wage
23 19 Kliwon
24 20 Legi
25 21 Pahing
26 22 Pon
27 23 Wage
28 24 Kliwon
29 25 Legi
1 J.Aw 26 Pahing
2 27 Pon
3 28 Wage
4 29 Kliwon
5 30 Legi
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Juni 2264

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Juni 2264

Juni 2264 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Rabu dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2264 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Juni 2264 mencakup sekitar Rabiul Akhir hingga Jumadil Awal 1693 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Rabu Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Juni 2264

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Juni 2264
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Naga
Tahun Saka 2186 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1693 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Rabu Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Juni 2264: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2264, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Naga.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.