Kalender / 2422 / Januari
Tahun Hijriah Ramadan – Syawal 1855 H
Tahun Saka 2343 Saka
Shio Ular/Kuda (Tahun Kuda)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
26
27
28
29
30
31
7 1 Wage
8 2 Kliwon
9 3 Legi
10 4 Pahing
11 5 Pon
12 6 Wage
13 7 Kliwon
14 8 Legi
15 9 Pahing
16 10 Pon
17 11 Wage
18 12 Kliwon
19 13 Legi
20 14 Pahing
21 15 Pon
22 16 Wage
23 17 Kliwon
24 18 Legi
25 19 Pahing
26 20 Pon
27 21 Wage
28 22 Kliwon
29 23 Legi
30 24 Pahing
1 Syw 25 Pon
2 26 Wage
3 27 Kliwon
4 28 Legi
5 29 Pahing
6 30 Pon
7 31 Wage
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2422

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2422

Januari 2422 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2422 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2422 mencakup sekitar Ramadan hingga Syawal 1855 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2422

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2422
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ular/Kuda (Tahun Kuda)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2422, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Kuda" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2343 Saka
Perkiraan Hijriah Ramadan – Syawal 1855 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2422: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2422. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.