Kalender / 2394 / Januari
Tahun Hijriah Syawal – Dzulkaidah 1826 H
Tahun Saka 2315 Saka
Shio Kerbau/Macan (Tahun Macan)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
26
27
28
29
30
31
27 1 Pahing
28 2 Pon
29 3 Wage
1 Zqd 4 Kliwon
2 5 Legi
3 6 Pahing
4 7 Pon
5 8 Wage
6 9 Kliwon
7 10 Legi
8 11 Pahing
9 12 Pon
10 13 Wage
11 14 Kliwon
12 15 Legi
13 16 Pahing
14 17 Pon
15 18 Wage
16 19 Kliwon
17 20 Legi
18 21 Pahing
19 22 Pon
20 23 Wage
21 24 Kliwon
22 25 Legi
23 26 Pahing
24 27 Pon
25 28 Wage
26 29 Kliwon
27 30 Legi
28 31 Pahing
1
2
3
4
5

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2394

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2394

Januari 2394 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Senin. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2394 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2394 mencakup sekitar Syawal hingga Dzulkaidah 1826 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2394

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2394
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kerbau/Macan (Tahun Macan)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2394, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Macan" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2315 Saka
Perkiraan Hijriah Syawal – Dzulkaidah 1826 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2394: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2394. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.