Kalender / 2334 / Januari
Tahun Hijriah Dzulhijjah 1764 – Muharram 1765 H
Tahun Saka 2255 Saka
Shio Kerbau/Macan (Tahun Macan)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
31
23 1 Pahing
24 2 Pon
25 3 Wage
26 4 Kliwon
27 5 Legi
28 6 Pahing
29 7 Pon
1 Muh 8 Wage
2 9 Kliwon
3 10 Legi
4 11 Pahing
5 12 Pon
6 13 Wage
7 14 Kliwon
8 15 Legi
9 16 Pahing
10 17 Pon
11 18 Wage
12 19 Kliwon
13 20 Legi
14 21 Pahing
15 22 Pon
16 23 Wage
17 24 Kliwon
18 25 Legi
19 26 Pahing
20 27 Pon
21 28 Wage
22 29 Kliwon
23 30 Legi
24 31 Pahing
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2334

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2334

Januari 2334 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2334 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2334 mencakup sekitar Dzulhijjah hingga Muharram 1765 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2334

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2334
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kerbau/Macan (Tahun Macan)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2334, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Macan" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2255 Saka
Perkiraan Hijriah Dzulhijjah 1764 – Muharram 1765 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2334: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2334. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.