Kalender / 2324 / Januari
Tahun Hijriah Ramadan – Syawal 1754 H
Tahun Saka 2245 Saka
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
31
3 1 Wage
4 2 Kliwon
5 3 Legi
6 4 Pahing
7 5 Pon
8 6 Wage
9 7 Kliwon
10 8 Legi
11 9 Pahing
12 10 Pon
13 11 Wage
14 12 Kliwon
15 13 Legi
16 14 Pahing
17 15 Pon
18 16 Wage
19 17 Kliwon
20 18 Legi
21 19 Pahing
22 20 Pon
23 21 Wage
24 22 Kliwon
25 23 Legi
26 24 Pahing
27 25 Pon
28 26 Wage
29 27 Kliwon
30 28 Legi
1 Syw 29 Pahing
2 30 Pon
3 31 Wage
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2324

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2324

Januari 2324 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2324 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2324 mencakup sekitar Ramadan hingga Syawal 1754 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2324

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2324
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2324, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Naga" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2245 Saka
Perkiraan Hijriah Ramadan – Syawal 1754 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2324: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2324. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.