Kalender / 2312 / Januari
Tahun Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1742 H
Tahun Saka 2233 Saka
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
31
20 1 Legi
21 2 Pahing
22 3 Pon
23 4 Wage
24 5 Kliwon
25 6 Legi
26 7 Pahing
27 8 Pon
28 9 Wage
29 10 Kliwon
1 J.Aw 11 Legi
2 12 Pahing
3 13 Pon
4 14 Wage
5 15 Kliwon
6 16 Legi
7 17 Pahing
8 18 Pon
9 19 Wage
10 20 Kliwon
11 21 Legi
12 22 Pahing
13 23 Pon
14 24 Wage
15 25 Kliwon
16 26 Legi
17 27 Pahing
18 28 Pon
19 29 Wage
20 30 Kliwon
21 31 Legi
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2312

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2312

Januari 2312 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2312 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2312 mencakup sekitar Rabiul Akhir hingga Jumadil Awal 1742 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2312

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2312
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Kelinci/Naga (Tahun Naga)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2312, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Naga" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2233 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1742 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2312: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2312. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.