Kalender / 2284 / Januari
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1713 H
Tahun Saka 2205 Saka
Shio Babi/Tikus (Tahun Tikus)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
31
12 1 Kliwon
13 2 Legi
14 3 Pahing
15 4 Pon
16 5 Wage
17 6 Kliwon
18 7 Legi
19 8 Pahing
20 9 Pon
21 10 Wage
22 11 Kliwon
23 12 Legi
24 13 Pahing
25 14 Pon
26 15 Wage
27 16 Kliwon
28 17 Legi
29 18 Pahing
30 19 Pon
1 Raj 20 Wage
2 21 Kliwon
3 22 Legi
4 23 Pahing
5 24 Pon
6 25 Wage
7 26 Kliwon
8 27 Legi
9 28 Pahing
10 29 Pon
11 30 Wage
12 31 Kliwon
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2284

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2284

Januari 2284 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2284 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2284 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1713 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2284

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2284
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Babi/Tikus (Tahun Tikus)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2284, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Tikus" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2205 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1713 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2284: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2284. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.