Kalender / 2283 / Januari
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1712 H
Tahun Saka 2204 Saka
Shio Anjing/Babi (Tahun Babi)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
31
1 J.Ak 1 Kliwon
2 2 Legi
3 3 Pahing
4 4 Pon
5 5 Wage
6 6 Kliwon
7 7 Legi
8 8 Pahing
9 9 Pon
10 10 Wage
11 11 Kliwon
12 12 Legi
13 13 Pahing
14 14 Pon
15 15 Wage
16 16 Kliwon
17 17 Legi
18 18 Pahing
19 19 Pon
20 20 Wage
21 21 Kliwon
22 22 Legi
23 23 Pahing
24 24 Pon
25 25 Wage
26 26 Kliwon
27 27 Legi
28 28 Pahing
29 29 Pon
30 30 Wage
1 Raj 31 Kliwon
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2283

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2283

Januari 2283 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2283 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2283 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1712 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2283

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2283
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Anjing/Babi (Tahun Babi)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2283, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Babi" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2204 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1712 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2283: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2283. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.