Kalender / 2256 / Januari
Tahun Hijriah Syaban – Ramadan 1684 H
Tahun Saka 2177 Saka
Shio Kambing/Monyet (Tahun Monyet)
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
31
2 1 Pon
3 2 Wage
4 3 Kliwon
5 4 Legi
6 5 Pahing
7 6 Pon
8 7 Wage
9 8 Kliwon
10 9 Legi
11 10 Pahing
12 11 Pon
13 12 Wage
14 13 Kliwon
15 14 Legi
16 15 Pahing
17 16 Pon
18 17 Wage
19 18 Kliwon
20 19 Legi
21 20 Pahing
22 21 Pon
23 22 Wage
24 23 Kliwon
25 24 Legi
26 25 Pahing
27 26 Pon
28 27 Wage
29 28 Kliwon
30 29 Legi
1 Ram 30 Pahing
2 31 Pon
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Januari 2256

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Januari 2256

Januari 2256 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2256 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Januari 2256 mencakup sekitar Syaban hingga Ramadan 1684 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Januari 2256

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Januari 2256
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Kambing/Monyet (Tahun Monyet)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2256, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Monyet" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2177 Saka
Perkiraan Hijriah Syaban – Ramadan 1684 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Januari 2256: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2256. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.