Kalender / 2364 / Februari
Tahun Hijriah Dzulhijjah 1795 – Muharram 1796 H
Tahun Saka 2285 Saka
Shio Kambing/Monyet (Tahun Monyet)
Total Hari 29 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
26
27
28
29
30
31
26 1 Kliwon
27 2 Legi
28 3 Pahing
29 4 Pon
1 Muh 5 Wage
2 6 Kliwon
3 7 Legi
4 8 Pahing
5 9 Pon
6 10 Wage
7 11 Kliwon
8 12 Legi
9 13 Pahing
10 14 Pon
11 15 Wage
12 16 Kliwon
13 17 Legi
14 18 Pahing
15 19 Pon
16 20 Wage
17 21 Kliwon
18 22 Legi
19 23 Pahing
20 24 Pon
21 25 Wage
22 26 Kliwon
23 27 Legi
24 28 Pahing
25 29 Pon

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2364

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Februari 2364

Februari 2364 terdiri dari 29 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Sabtu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2364 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2364 mencakup sekitar Dzulhijjah hingga Muharram 1796 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2364

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2364
Total Hari 29 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Kambing/Monyet (Tahun Monyet)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2364, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Monyet" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2285 Saka
Perkiraan Hijriah Dzulhijjah 1795 – Muharram 1796 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2364: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2364. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.