Kalender / 2320 / Februari
Tahun Hijriah Syaban – Ramadan 1750 H
Tahun Saka 2241 Saka
Shio Babi/Tikus (Tahun Tikus)
Total Hari 29 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
20 1 Wage
21 2 Kliwon
22 3 Legi
23 4 Pahing
24 5 Pon
25 6 Wage
26 7 Kliwon
27 8 Legi
28 9 Pahing
29 10 Pon
30 11 Wage
1 Ram 12 Kliwon
2 13 Legi
3 14 Pahing
4 15 Pon
5 16 Wage
6 17 Kliwon
7 18 Legi
8 19 Pahing
9 20 Pon
10 21 Wage
11 22 Kliwon
12 23 Legi
13 24 Pahing
14 25 Pon
15 26 Wage
16 27 Kliwon
17 28 Legi
18 29 Pahing
1
2
3
4
5
6

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2320

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Februari 2320

Februari 2320 terdiri dari 29 hari, dimulai pada hari Minggu dan diakhiri pada hari Minggu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2320 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2320 mencakup sekitar Syaban hingga Ramadan 1750 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Minggu Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2320

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2320
Total Hari 29 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Babi/Tikus (Tahun Tikus)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2320, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Tikus" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2241 Saka
Perkiraan Hijriah Syaban – Ramadan 1750 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Minggu Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2320: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2320. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.