Kalender / 2308 / Februari
Tahun Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1738 H
Tahun Saka 2229 Saka
Shio Babi/Tikus (Tahun Tikus)
Total Hari 29 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
26
27
28
29
30
31
7 1 Legi
8 2 Pahing
9 3 Pon
10 4 Wage
11 5 Kliwon
12 6 Legi
13 7 Pahing
14 8 Pon
15 9 Wage
16 10 Kliwon
17 11 Legi
18 12 Pahing
19 13 Pon
20 14 Wage
21 15 Kliwon
22 16 Legi
23 17 Pahing
24 18 Pon
25 19 Wage
26 20 Kliwon
27 21 Legi
28 22 Pahing
29 23 Pon
1 J.Aw 24 Wage
2 25 Kliwon
3 26 Legi
4 27 Pahing
5 28 Pon
6 29 Wage

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2308

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Februari 2308

Februari 2308 terdiri dari 29 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Sabtu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2308 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2308 mencakup sekitar Rabiul Akhir hingga Jumadil Awal 1738 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2308

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2308
Total Hari 29 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Babi/Tikus (Tahun Tikus)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2308, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Tikus" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2229 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1738 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2308: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2308. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.