Kalender / 2301 / Februari
Tahun Hijriah Muharram – Safar 1731 H
Tahun Saka 2222 Saka
Shio Naga/Ular (Tahun Ular)
Total Hari 28 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
27
28
29
30
31
20 1 Kliwon
21 2 Legi
22 3 Pahing
23 4 Pon
24 5 Wage
25 6 Kliwon
26 7 Legi
27 8 Pahing
28 9 Pon
29 10 Wage
1 Saf 11 Kliwon
2 12 Legi
3 13 Pahing
4 14 Pon
5 15 Wage
6 16 Kliwon
7 17 Legi
8 18 Pahing
9 19 Pon
10 20 Wage
11 21 Kliwon
12 22 Legi
13 23 Pahing
14 24 Pon
15 25 Wage
16 26 Kliwon
17 27 Legi
18 28 Pahing
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2301

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Februari 2301

Februari 2301 terdiri dari 28 hari, dimulai pada hari Jumat dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2301 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2301 mencakup sekitar Muharram hingga Safar 1731 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Jumat Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2301

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2301
Total Hari 28 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Naga/Ular (Tahun Ular)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2301, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Ular" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2222 Saka
Perkiraan Hijriah Muharram – Safar 1731 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Jumat Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2301: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2301. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.