Kalender / 2266 / Februari
Tahun Hijriah Dzulhijjah 1694 – Muharram 1695 H
Tahun Saka 2187 Saka
Shio Ular/Kuda (Tahun Kuda)
Total Hari 28 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
28
29
30
31
24 1 Pahing
25 2 Pon
26 3 Wage
27 4 Kliwon
28 5 Legi
29 6 Pahing
1 Muh 7 Pon
2 8 Wage
3 9 Kliwon
4 10 Legi
5 11 Pahing
6 12 Pon
7 13 Wage
8 14 Kliwon
9 15 Legi
10 16 Pahing
11 17 Pon
12 18 Wage
13 19 Kliwon
14 20 Legi
15 21 Pahing
16 22 Pon
17 23 Wage
18 24 Kliwon
19 25 Legi
20 26 Pahing
21 27 Pon
22 28 Wage
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2266

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Februari 2266

Februari 2266 terdiri dari 28 hari, dimulai pada hari Kamis dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2266 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2266 mencakup sekitar Dzulhijjah hingga Muharram 1695 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Kamis Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2266

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2266
Total Hari 28 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ular/Kuda (Tahun Kuda)
⚠️ Bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda (tergantung tanggal Imlek tahun 2266, yang belum kami verifikasi persis) — bukan cuma "Kuda" sesuai konvensi tahun Masehi. Kenapa?
Tahun Saka 2187 Saka
Perkiraan Hijriah Dzulhijjah 1694 – Muharram 1695 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Kamis Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2266: kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2266. Karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, bulan ini berpotensi mengandung 2 shio berbeda — kami nggak bisa pastikan yang mana tanpa data persis.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.