Kalender / 2025 / Februari
Tahun Hijriah Syaban – Syaban 1446 H
Tahun Saka 1946 Saka
Shio Ular
Total Hari 28 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
26
27
28
29
30
31
2 1 Wage
3 2 Kliwon
4 3 Legi
5 4 Pahing
6 5 Pon
7 6 Wage
8 7 Kliwon
9 8 Legi
10 9 Pahing
11 10 Pon
12 11 Wage
13 12 Kliwon
14 13 Legi
15 14 Pahing
16 15 Pon
17 16 Wage
18 17 Kliwon
19 18 Legi
20 19 Pahing
21 20 Pon
22 21 Wage
23 22 Kliwon
24 23 Legi
25 24 Pahing
26 25 Pon
27 26 Wage
28 27 Kliwon
29 28 Legi
1

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Februari 2025

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Februari 2025

Februari 2025 terdiri dari 28 hari, dimulai pada hari Sabtu dan diakhiri pada hari Jumat. Tidak terdapat hari libur nasional maupun cuti bersama resmi pemerintah pada bulan ini.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Februari 2025 mencakup sekitar Syaban hingga Syaban 1446 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Sabtu Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Februari 2025

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Februari 2025
Total Hari 28 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Ular
Tahun Saka 1946 Saka
Perkiraan Hijriah Syaban – Syaban 1446 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Sabtu Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Februari 2025: bulan ini sudah sesudah Imlek tahun 2025, jadi shio akuratnya sama dengan konvensi: Ular.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.

Lihat kalender Hijriah 1446 H lengkap beserta tabel konversi tanggal Masehi ke Hijriah.