Kalender / 2348 / Desember
Tahun Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1780 H
Tahun Saka 2270 Saka
Shio Naga
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
28
29
30
9 1 Kliwon
10 2 Legi
11 3 Pahing
12 4 Pon
13 5 Wage
14 6 Kliwon
15 7 Legi
16 8 Pahing
17 9 Pon
18 10 Wage
19 11 Kliwon
20 12 Legi
21 13 Pahing
22 14 Pon
23 15 Wage
24 16 Kliwon
25 17 Legi
26 18 Pahing
27 19 Pon
28 20 Wage
29 21 Kliwon
30 22 Legi
1 J.Ak 23 Pahing
2 24 Pon
3 25 Wage
4 26 Kliwon
5 27 Legi
6 28 Pahing
7 29 Pon
8 30 Wage
9 31 Kliwon
1

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Desember 2348

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Desember 2348

Desember 2348 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Rabu dan diakhiri pada hari Jumat. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2348 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Desember 2348 mencakup sekitar Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir 1780 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Rabu Kliwon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Desember 2348

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Desember 2348
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Naga
Tahun Saka 2270 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Awal – Jumadil Akhir 1780 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Rabu Kliwon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Desember 2348: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2348, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Naga.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.