Kalender / 2318 / Desember
Tahun Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1749 H
Tahun Saka 2240 Saka
Shio Anjing
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
7 1 Pahing
8 2 Pon
9 3 Wage
10 4 Kliwon
11 5 Legi
12 6 Pahing
13 7 Pon
14 8 Wage
15 9 Kliwon
16 10 Legi
17 11 Pahing
18 12 Pon
19 13 Wage
20 14 Kliwon
21 15 Legi
22 16 Pahing
23 17 Pon
24 18 Wage
25 19 Kliwon
26 20 Legi
27 21 Pahing
28 22 Pon
29 23 Wage
30 24 Kliwon
1 Raj 25 Legi
2 26 Pahing
3 27 Pon
4 28 Wage
5 29 Kliwon
6 30 Legi
7 31 Pahing
1
2
3
4

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Desember 2318

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Desember 2318

Desember 2318 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Minggu dan diakhiri pada hari Selasa. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2318 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Desember 2318 mencakup sekitar Jumadil Akhir hingga Rajab 1749 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Minggu Pahing dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Desember 2318

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Desember 2318
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Anjing
Tahun Saka 2240 Saka
Perkiraan Hijriah Jumadil Akhir – Rajab 1749 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Minggu Pahing

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Desember 2318: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2318, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Anjing.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.