Kalender / 2314 / Desember
Tahun Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1745 H
Tahun Saka 2236 Saka
Shio Kuda
Total Hari 31 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
29
30
22 1 Legi
23 2 Pahing
24 3 Pon
25 4 Wage
26 5 Kliwon
27 6 Legi
28 7 Pahing
29 8 Pon
30 9 Wage
1 J.Aw 10 Kliwon
2 11 Legi
3 12 Pahing
4 13 Pon
5 14 Wage
6 15 Kliwon
7 16 Legi
8 17 Pahing
9 18 Pon
10 19 Wage
11 20 Kliwon
12 21 Legi
13 22 Pahing
14 23 Pon
15 24 Wage
16 25 Kliwon
17 26 Legi
18 27 Pahing
19 28 Pon
20 29 Wage
21 30 Kliwon
22 31 Legi
1
2

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur Desember 2314

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

Desember 2314

Desember 2314 terdiri dari 31 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Kamis. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2314 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, Desember 2314 mencakup sekitar Rabiul Akhir hingga Jumadil Awal 1745 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Legi dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan Desember 2314

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan Desember 2314
Total Hari 31 hari
Tahun Kabisat Bukan tahun kabisat
Shio Kuda
Tahun Saka 2236 Saka
Perkiraan Hijriah Rabiul Akhir – Jumadil Awal 1745 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Legi

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk Desember 2314: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2314, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Kuda.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.