Kalender / 2256 / April
Tahun Hijriah Dzulkaidah – Dzulhijjah 1684 H
Tahun Saka 2178 Saka
Shio Monyet
Total Hari 30 hari
0 Hari Libur Nasional
0 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
30
31
4 1 Wage
5 2 Kliwon
6 3 Legi
7 4 Pahing
8 5 Pon
9 6 Wage
10 7 Kliwon
11 8 Legi
12 9 Pahing
13 10 Pon
14 11 Wage
15 12 Kliwon
16 13 Legi
17 14 Pahing
18 15 Pon
19 16 Wage
20 17 Kliwon
21 18 Legi
22 19 Pahing
23 20 Pon
24 21 Wage
25 22 Kliwon
26 23 Legi
27 24 Pahing
28 25 Pon
29 26 Wage
1 Zlh 27 Kliwon
2 28 Legi
3 29 Pahing
4 30 Pon
1
2
3

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur April 2256

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

Tidak ada hari libur nasional maupun cuti bersama bulan ini.

Tentang Bulan Ini

April 2256

April 2256 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Selasa dan diakhiri pada hari Rabu. Status hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2256 belum ditetapkan pemerintah.

Secara perkiraan kalender Hijriah, April 2256 mencakup sekitar Dzulkaidah hingga Dzulhijjah 1684 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Selasa Wage dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan April 2256

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan April 2256
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Monyet
Tahun Saka 2178 Saka
Perkiraan Hijriah Dzulkaidah – Dzulhijjah 1684 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Selasa Wage

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk April 2256: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2256, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di Januari atau Februari, dan bulan ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Monyet.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.