Kalender / 2024 / April
Tahun Hijriah Ramadan – Syawal 1445 H
Tahun Saka 1946 Saka
Shio Naga
Total Hari 30 hari
2 Hari Libur Nasional
4 Cuti Bersama
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
31
21 1 Pon
22 2 Wage
23 3 Kliwon
24 4 Legi
25 5 Pahing
26 6 Pon
27 7 Wage
28 8 Kliwon
29 9 Legi
1 Syw 10 Pahing
2 11 Pon
3 12 Wage
4 13 Kliwon
5 14 Legi
6 15 Pahing
7 16 Pon
8 17 Wage
9 18 Kliwon
10 19 Legi
11 20 Pahing
12 21 Pon
13 22 Wage
14 23 Kliwon
15 24 Legi
16 25 Pahing
17 26 Pon
18 27 Wage
19 28 Kliwon
20 29 Legi
21 30 Pahing
1
2
3
4

Hari Libur Bulan Ini

Daftar Hari Libur April 2024

Berdasarkan SKB 3 Menteri yang berlaku.

8 Sen
Cuti Bersama Idul Fitri Cuti Bersama
9 Sel
Cuti Bersama Idul Fitri Cuti Bersama
10 Rab
Idul Fitri 1445 H (Hari ke-1) Hari Libur
11 Kam
Idul Fitri 1445 H (Hari ke-2) Hari Libur
12 Jum
Cuti Bersama Idul Fitri Cuti Bersama
15 Sen
Cuti Bersama Idul Fitri Cuti Bersama

Tentang Bulan Ini

April 2024

April 2024 terdiri dari 30 hari, dimulai pada hari Senin dan diakhiri pada hari Selasa. Bulan ini memuat 2 tanggal merah dan 4 hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Tanggal Merah di April 2024

Idul Fitri 1445 H (Hari ke-1) pada Rabu 10 April 2024. Hari Raya Idul Fitri menandai berakhirnya bulan puasa Ramadan, dirayakan umat Islam dengan salat Id, silaturahmi, dan saling memaafkan.

Idul Fitri 1445 H (Hari ke-2) pada Kamis 11 April 2024. Hari Raya Idul Fitri menandai berakhirnya bulan puasa Ramadan, dirayakan umat Islam dengan salat Id, silaturahmi, dan saling memaafkan.

Cuti Bersama di April 2024

Cuti Bersama Idul Fitri pada Senin 8 April 2024. Hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah berdasarkan SKB 3 Menteri.

Cuti Bersama Idul Fitri pada Selasa 9 April 2024. Hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah berdasarkan SKB 3 Menteri.

Cuti Bersama Idul Fitri pada Jumat 12 April 2024. Hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah berdasarkan SKB 3 Menteri.

Cuti Bersama Idul Fitri pada Senin 15 April 2024. Hari cuti bersama yang ditetapkan pemerintah berdasarkan SKB 3 Menteri.

Secara perkiraan kalender Hijriah, April 2024 mencakup sekitar Ramadan hingga Syawal 1445 H (perkiraan kalkulasi — penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah).

Hari pertama bulan ini jatuh pada weton Senin Pon dalam kalender Jawa.

Informasi Kalender

Detail Penanggalan April 2024

Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Saka, dan Shio sepanjang bulan ini.

Informasi Nilai
Bulan April 2024
Total Hari 30 hari
Tahun Kabisat ✓ Ya (366 hari)
Shio Naga
Tahun Saka 1946 Saka
Perkiraan Hijriah Ramadan – Syawal 1445 H
⚠️ Perkiraan, bukan penetapan resmi. Di grid kalender di atas: tanggal bertanda = prediksi hisab (belum isbat) atau perkiraan astronomi murni, tanpa tanda & berwarna hijau = sudah final (rilis resmi/terkonfirmasi Sidang Isbat). Kenapa bisa beda-beda?
Weton Hari Pertama Senin Pon

Pertanyaan Umum

Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?

Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi. Padahal pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), yang geser tiap tahun antara 21 Januari sampai 20 Februari — bukan 1 Januari.

Untuk April 2024: bulan ini sudah sesudah Imlek tahun 2024, jadi shio akuratnya sama dengan konvensi: Naga.

Kenapa Tanggal Hijriah di Grid Kalender Ada yang Berbintang?

Tanggal Hijriah kecil di pojok tiap sel kalender dihitung lewat tiga lapis sumber, tergantung mana yang tersedia untuk bulan Hijriah tersebut: hasil Sidang Isbat pemerintah, kalender Hijriah tahunan resmi dari Kemenag RI, atau — kalau keduanya belum ada — perkiraan astronomi murni (algoritma Meeus).

Tanggal berwarna hijau tanpa bintang artinya sudah final dan tidak akan berubah lagi. Ini bisa terjadi karena dua alasan: sudah dikonfirmasi lewat Sidang Isbat (khusus bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah — satu-satunya tiga bulan yang benar-benar melalui proses ini), atau karena bulan tersebut memang tidak pernah diisbat sama sekali, jadi begitu kalender resminya diterbitkan, itu sudah dianggap final.

Tanggal berwarna hijau dengan tanda khusus dipakai untuk Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah yang isbat-nya belum berlangsung (sehingga masih mengikuti prediksi hisab Kemenag RI, namun mungkin bergeser satu hari saat isbat). Tanggal abu-abu bertanda berarti kami belum punya data rilis resmi apa pun untuk bulan itu, jadi murni perkiraan astronomi (Meeus). Sebagian bulan di masa depan belum kami lengkapi datanya — bertahap kami perbarui begitu tersedia.

Lihat kalender Hijriah 1445 H lengkap beserta tabel konversi tanggal Masehi ke Hijriah.