Detail Penanggalan
Informasi Lengkap 20 Mei 2023
Kalender Jawa, Hijriah (perkiraan), Shio, Zodiak, dan informasi penanggalan lainnya.
| Informasi | Nilai |
|---|---|
| Hari | Sabtu |
| Tanggal Lengkap | 20 Mei 2023 |
| Hari ke- dalam Tahun | 140 dari 365 |
| Sisa Hari di Tahun Ini | 225 hari |
| Pasaran Jawa | Legi |
| Weton | Sabtu Legi |
| Neptu | 14 |
| Kalender Saka | 1945 Saka |
| Perkiraan Hijriah | 29 Syawal 1444 H |
| ⚠️ Tanggal Hijriah adalah perkiraan murni (astronomi Meeus), belum ada data rilis resmi dari Kemenag. Kenapa? | |
| Zodiak | Taurus |
| Shio Tahun Ini | Kelinci |
| Tahun Kabisat | Bukan (365 hari) |
| Hari Libur Nasional | Belum ditetapkan pemerintah |
Tentang Tanggal Ini
20 Mei 2023 — Sabtu
Tanggal 20 Mei 2023 jatuh pada hari Sabtu, atau weton Sabtu Legi dalam kalender Jawa dengan neptu 14. Tanggal ini adalah hari ke-140 dari 365 hari di tahun 2023, menyisakan 225 hari hingga akhir tahun.
Dalam kalender Hijriah, tanggal ini diperkirakan bertepatan dengan 29 Syawal 1444 H (perkiraan astronomi, belum ada rilis resmi Kemenag). Tahun ini berada dalam shio Kelinci dan zodiak Barat untuk tanggal ini adalah Taurus.
Pertanyaan Umum
Kenapa Shio Bisa Beda dari "Tahun Masehi"?
Banyak situs kalender (termasuk yang kami cek langsung) cuma nyamain shio dengan tahun Masehi — misalnya nganggep semua tanggal di tahun 2026 itu otomatis shio Kuda. Padahal itu nggak akurat.
Pergantian shio yang sebenarnya terjadi di tanggal Imlek (Tahun Baru Cina), bukan 1 Januari. Tanggal Imlek sendiri geser tiap tahun, antara 21 Januari sampai 20 Februari. Jadi tanggal-tanggal di awal tahun (sebelum Imlek tahun itu) sebenarnya masih shio tahun sebelumnya.
Untuk tanggal 20 Mei 2023: walau kami belum punya data Imlek persis untuk tahun 2023, kami tetap bisa pastikan shio-nya — karena Imlek selalu jatuh di 21 Januari-20 Februari, dan tanggal ini di luar rentang itu. Shio yang akurat: Kelinci.
Kenapa Tanggal Hijriah Kadang Masih "Perkiraan"?
Tanggal Hijriah di halaman ini dihitung lewat tiga lapis sumber, dari yang paling akurat: kalau sudah ada hasil Sidang Isbat pemerintah untuk bulan Hijriah terkait, itu yang dipakai. Kalau belum ada, kami pakai prediksi tahunan Kalender Hijriah Kemenag RI. Kalau itu pun belum tersedia, baru dipakai perkiraan murni lewat perhitungan astronomi (algoritma Meeus).
Untuk tanggal 20 Mei 2023 ini: masih memakai perkiraan astronomi murni (ditandai ★), karena belum ada data prediksi Kemenag RI maupun hasil Sidang Isbat untuk bulan Hijriah ini.